Rabu, 12 Februari 2014

"Mukjizat Wahyu Allah"



"Mukjizat Wahyu Allah"









Fakta tentang Wahyu Allah (Alquran) yang tidak bisa dibantah:

  • Alquran diturunkan di Arab
  • Alquran diwayhukan dalam bahasa Arab
  • Alquran disampaikan melalui Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wa salaam

Berdasarkan fakta tersebut, banyak kalangan yang justru meragukan eksistensi Alquran. Khususnya bagi mereka yang memiliki paham sekuler dan mereka yang tidak beriman.

Mereka mengajukan beberapa dugaan berkaitan Alquran. Di antaranya sebagai berikut:


Ø  Alquran diturunkan di Arab dalam bahasa Arab. Pada masa itu bangsa arab berada pada zaman maraknya karya sastra dan sastrawan Arab (baca “Mukjizat”). Banyak di antara mereka sangat piawai membuat syair-syair indah, tentunya dalam bahasa Arab. Fakta tersebut mendorong kalangan sekuler dan orang yang tidak beriman mengajukan dugaan bahwa bisa saja Alquran adalah buatan orang Arab.

Apakah ini juga menjadi dugaan sebagian kita? Hati-hatilah, jika begitu artinya iman kita sedang rapuh. Na’udzu billaah. Mari kita selalu minta perlindungan Allah Azza Wa Jalla atas keimanan kita.

Allah Ta’ala secara langsung membantah dugaan tersebut! Allah Ta’ala memberi tantangan kepada mereka-mereka yang meragukan Alquran. Seperti Firman Allah Ta’ala sebagai berikut:

Tantangan ke-1: Buatlah 10 surat yang menyerupai surat-surat dalam Alquran

ام يقولون افتراه قل فأتوا بعسر سور مثله مفتريات و ادعوا من استطعتم من دون الله إن كنتم صادقين ( هود : 13 )

"Bahkan mereka mengatakan: “Muhammad telah membuat-buat Alquran itu,” katakanlah: “(kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar.” (QS. Hud/11: 13)

Tantangan ke-2: Diturunkan, buatlah 1 surat yang menyerupai surat-surat dalam Alquran

أم يقولون افتراه قل فأتوا بسورة مثله و ادعوا من استطعتم من دون الله إن كنتم صادقين ( يونس : 38)

"Atau (patutkah) mereka mengatakan “Muhammad membuat-buatnya.” Katakanlah: “(kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpanya dan panggilah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.(QS. Yunus/10: 38)

Tantangan ke-3: Diturunkan lagi, buatlah 1 kalimat yang menyerupai sebuah ayat dalam Alquran
فليأتوا بحديث مثله إن كانوا صادقين ( الطور : 34 )

"Maka hendalah mereka mendatangkan kalimat kalimat yang semisal dengan Alquran itu jika mereka orang-orang yang benar" (QS. At-Thur/52: 34)

Dugaan pertama mereka telah dibantah oleh Allah Ta’ala, dan terbukti sampai sekarangpun tidak ada satupun orang Arab yang mampu menyaingi ‘karya sastra’ Allah Ta’ala yang suci, bahkan satu kalimat pun mereka tidak mampu.

Ø  Meski terbantahkan, mereka para sekuler dan yang belum beriman masih belum mau mengakui mukjizat Wahyu Allah Ta’ala. Bahkan mereka mengajukan dugaan lain, yakni bisa saja Alquran itu karangan Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallaam.

Apakah ini pun juga menjadi dugaan sebagian kita? Hati-hatilah, jika begitu artinya iman kita memang benar-benar rapuh. Na’udzu billaah. Mari kita selalu dan selalu minta perlindungan Allah Azza Wa Jalla atas keimanan kita.

Allah Ta’ala sekali lagi secara langsung membantah dugaan tersebut! Allah Ta’ala berfirman:

و إنكنتم فى ريب مما نزلنا على عبدنا فأتوا بسورة من مثله و ادعوا شهداءكم من دون الله إتكنتم صادقين ( البقرة : 24 )

"Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Alquran yang kami wahyukan kepada hamba kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal dengan Alquran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar"(QS. Al-Baqarah/2: 24)

فإنلم تفعلوا و لن تفعلوا فاتقوا النار التى وقودها النلس و الحجارة أعدت للكافرين ( البقرة : 25 )

"Maka kamu tidak dapat membuatnya dan pasti kamu tidak akan dapat membuatnya, peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir" (QS. Al-Baqarah/2: 25)

Melalui ayat-ayat yang telah disampaikan di atas, dugaan bahwa Alquran dibuat oleh Muhammad shollallaahu ‘alaiihi wasallaam juga terbantahkan. Diantara alasan-alasannya adalah sebagai berikut:

  1. Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallaam tidak pernah belajar baca-tulis. Jadi, bagaimana mungkin Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallaam bisa membuat ‘karya sastra’ seindah dan seagung Alquranul Kariim? 
  2. Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallaam adalah bagian dari bangsa Arab. Artinya Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihhi wasallaam termasuk yang ditantang oleh Allah Ta’ala untuk membuat karya tandingan Alquran. 
  3. Gaya bahasa Alquran sungguh amat berbeda dengan gaya bahasa komunikasi pada masa itu. Begitu pun amat berbeda dengan gaya bahasa Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallaam. Sedangkan di dunia ini, tidak mungkin ada satu manusia pun yang dapat berkomunikasi dengan dua gaya bahasa atau lebih. Hingga sekarang.
Sebagai tambahan, Al-Rumani, dalam buku Salasu Rasail Fi I’jaz Alquran melihat kemukjizatan Alquran dari tujuh macam segi, yaitu:
  • Tidak adanya yang mampu menyaingi ( ترك المعارضة ).
  • Tantangan Al-Quran yang global (semua manusia dan jin) ( التحدى للكافة).
  • Adanya pemalingan ( الصرفة) .
  • Balaghah Al-Quran البلاغة )).
  • Berita-berita gaib yang akan datang (الأخبار الصادقة عن الأمور المستقبلة ).
  • Pembatalan kebiasaan-kebiasaan ( نقض العادة).
  • Qiasnya terhadap segala mukjizat ( قياسه بكل معجزة ).
Bagaimana saudaraku, apakah masih ada keraguan tentang Mukjizat Wahyu Allah, yaitu Alquranul Kariim? Semoga kita selalu mendapat petunjuk dari Allah Ta’ala. Aamiin.

Sumber:
Mukjizat 25 Nabi dan Rasul

Inspirasi tulisan ini penulis dapatkan setelah mengikuti Seminar “Rahasia Sukses Mengembangkan Usaha Tanpa Utang Tanpa Riba”, 8 Februari 2014 bersama Ustadz Syamsul Arifin.

Oleh: Fauzi Daeji Ahmad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar